Maya's posts with tag: curhat

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag curhat

Abis baca tulisan mbak Dian Aji yg ini aku jadi terinspirasi mau nulis ini..

Kadang2 aku juga merasa bingung...sebenarnya saling mengunjungi blog di MP apakah sebuah etika, atau sebuah kewajiban, atau sebuah kebebasan sih?

Etika seperti kalo orang Jawa (aku org Jawa soale)...yg gak enak kalo gak ngunjungi balik.. yg ewuh pakewuh itu kadang2 masih jadi bahan pemikiran dan acuan aku dalam keseharian.. yang gak enak sering dikunjungi orang tapi kita tidak melakukan kunjungan balasan..

Kewajiban seperti ada semacam keharusan tertulis untuk saling mengunjungi dan saling memberikan reply karena semata2 wajib.......

Ato kebebasan kita untuk memilih dan mengunjungi blog sesuai hati nurani kita karena memang kita tertarik dg judul tulisan yg dibuat si teman...karena memang temanya menarik dan memang kita ingin memberikan komentar...

Kadang2 akhir2 ini aku sering tidak sempat mengunjungi blog temen2..jadi merasa bersalah dan gak enak...huhuhuhu...maaf ya temen2...

Falda dah mulai jalan dan babysitter kecilku (baca: kakak-kakaknya) sudah tidak sanggup lagi menjaganya...karena Falda sudah wara wiri ke sana sini tanpa mereka mampu tahan..

Waktu luangku sekarang cuma tengah malam..itu pun nyuri2 waktu kalo gak capek...kalo tidurnya kebablasan..bisa2 gak buka MP seharian...jadi sering postingan temen2 kelewatan... belum lagi banyak postingan2 dari org yg tdk aku kenal memenuhi MB...duh pusing.. postingan temen2 suka kelewat...

Maaf beribu maaf jika ada postingan yg belum sempet aku kunjungi...tidak bermaksud melewatkan...hanya saja waktunya sempit...kebutuhan keluarga harus diutamakan toh??


Blog EntryAkhirnya PARENTINGku datang juga (update)May 16, '08 5:39 AM
for everyone

Setelah nunggu2 datangnya majalah Parenting Indonesia Edisi Mei 2008 yang dijanjiin sama pihak majalah akan dikirimkan ke alamatku...akhirnya datang juga kemaren...

Temen2 MP dan milis banyak yg ngabarin kalo aku masuk di majalah itu..

wuih...seneng dan berbunga2 liat aku akhirnya nongol di halaman 58

Rubrik MAMA BISA dengan topik "Aktif di dunia Maya"...

Jadi ceritanya kira2 sebulan lalu pihak Parenting Indonesia kirim aku email utk konfirm kesediaan diwawancarai utk topik tersebut...aku bersedia...Mereka pilih aku karena mereka liat sepertinya aku cukup aktif di beberapa milis dan blog.

Terjadilah wawancara virtual...hahaha...wawancara lewat email...

Gak lama dikabarin kalo hasil wawancara akan terbit di majalah Parenting Indonesia Edisi bulan Mei 2008, tanggal terbitnya 7 Mei 2008, majalah akan dikirim via pos dan akan sampai diperkirakan 2-3 hari...wah..wah..aku pikir bisa jadi kado ultah nih...hahaha..ternyata pas hari ultahku belum nongol...baru dua hari lalu akhirnya nongol...fiuhhh syukurlah


Blog EntryHarinya BundaMay 10, '08 10:34 PM
for everyone

Hari itu..sejak pagi suami dan anak2 sudah memeluk dan menciumku sambil mengucapkan

"Selamat ulang tahun bunda"

Ya..ya...ya..terima kasih semua..terima kasih untuk semua perhatian dan cinta kasih kalian

Terima kasih juga untuk semua sahabat dan teman2ku di jagad MP tercinta ini yg sudah bersusah payah mengetik, mengingat, mengucapkan, menyempatkan datang ke "rumahku", sungguh perhatian kalian membuatku terharu..merasa tidak sendirian...

"Hari ini harinya bunda"..begitu kata ayah pada anak-anak..

Kumaknai betul kata2 suamiku itu...hihihi..aji mumpung boleh lah sekali-kali..kapan lagi bisa memanjakan diri sendiri..

Hari itu betul-betul aku manfaatkan jadi hariku banget..pokoknya harus jadi hariku..begitu tekadku..hahaha..secara kebetulan sekali hampir barengan sama hari ibu di US sana..jadi pas banget kan..aku menikmati hariku itu sebagai hari ultahku sekaligus hari ibu..

Walaupun nyatanya tidak pernah ada yg namanya full day aku bisa menikmati yg namanya hariku..tapi setidaknya utk sehari itu..aku mau melakukan apa yg aku benar2 inginkan utk sehari itu..mumpung dpt pengesahan dan banyak pemakluman..tdk ada salahnya toh..

"Bunda gak bikin kue"

"Kan bunda yg ulang tahun..masak bunda yg bikin kue"

Sejak pagi aku memilih untuk benar2 bersantai...tdk mencuci..tdk memasak (hanya masak simple..hihihi..tetep gak bisa "istirahat")...benar2 hanya menikmati hari bersama anak2.. tidur2an menemani anak2 tidur..sesuatu yg tdk bisa aku lakukan di hari biasa.. karena di hari biasa aku justru akan secepat kilat bergerak utk melakukan berbagai hal agar kerjaanku cepat beres tanpa banyak gangguan..begitu anak2 tidur

Kebetulan hari itu suamiku sedang pergi keluar sehingga aku agak sedikit santai dari kewajiban masak yg ribet..hanya masakan simpel untuk anak2..

Menjelang sore suamiku baru pulang ...

"Bun..hadiahnya ini aja ya...bingung mo kasih hadiah apa" kata suamiku seraya menyodorkan sejumlah uang

Hm...sebenarnya aku kecewa...karena selalu tiap ultah berharap suamiku tdk hanya ingat ultahku..tapi juga mau sedikit berusaha dan berpikir keras...halah..utk memilihkan hadiah ultah utkku...hiks..impulsif banget ya...huhuhu...mungkin ini keinginan kekanak2an..tapi entah kenapa aku ingin sekali suamiku membelikanku sesuatu..aku anggap itu sebagai salah satu bentuk perhatiannya utkku..maunya ..

Yah..kalau dia membelikanku sepatu/sandal..tentu dia akan berusaha mencari tahu..nomor berapa yg biasa aku pakai..model bagaimana yg aku suka...warna apa yg pas utkku..dsb.. kalau dia hendak memilihkan baju/pakaian...tentu dia akan berpikir..model yg bagaimana yg cocok.. warna apa yg pas..motif spt apa yg pantas..ukuran berapa yg sesuai..dsb...kalau hendak memilihkan tas..parfum...bedak..lipstik...kosmetik...dsb..tentu dia perlu lebih mendalami aku yg telah mendampinginya tiap hati tiap detik selama 7 tahun...sesuatu yg mustinya tdk sulit kan..

Tapi selalu jawabannya.."Aku bingung mo kasih kamu hadiah apa..sendal..kamu kakinya nomer berapa sih..waks..udah berapa tahun sih aku kawin sama beliau......

Sudahlah..dg memendam rasa marah dan sedikit kecewa kami langsung siap2 pergi utk makan malam di luar. Aku memutuskan utk makan di PH..secara terakhir makan disini kami dpt pelayanan mengecewakan..makanya penasaran..masih mengecewakan gak..pengen ngetes aja..

Selesai makan di PH dan lumayan puas dg pelayanan malam itu..aku juga yg memutuskan kemana kakiku melangkah..aku tdk perdulikan lagi suami & anak2ku..kesal & marah jd satu.. selama ini aku memang tdk pernah mengemukakan apa kemauanku secara terang2an.. tdk pernah meminta dibelikan baju..sepatu..tas..dsb..

Tiap kali jalan2 ke mall..aku hanya menuruti saja kemana suamiku dan anak2 menginginkannya.. tdk berani meminta dan melihat2 apa yg aku mau & inginkan..takut kecewa..dan takut mereka teriak2 bosen atau kesal karena kelamaan menungguku belanja sesuatu yg tdk "urgent"...

Selama ini aku hanya berani belanja dan memilih sesuatu utk kebutuhan keluarga..tdk pernah utk diriku sendiri...aku tdk berani & tdk ingin egois..

Aku sendiri orangnya paling tdk bisa beli sesuatu utk pribadi tanpa pertimbangan..selalu lama....ditimbang2...dilihat2..dikira2..diukur2..bolak-balik dilihat ...dipikir2...lama sekali baru bisa memutuskan...sesuatu yg tentu buat kaum laki2 dan anak2 akan bikin kesal & BT..

Tapi utk malam itu....aku sudah tdk perduli...sudah sejak lama aku menginginkan jadi diriku sendiri...mengabulkan kemauanku...memanjakan hasratku...sesuatu yg sulit sejak menikah bukan?

Aku sibuk dg diriku sendiri dan memilih2 apa yg aku mau...tdk perduli suamiku sibuk dg 3 anak di tengah suasana mall yg ramai...

Bodo amat ah...pikirku...kapan lagi bisa begini..

"Hari ini harinya bunda..jadi kalian harus maklum ya"..begitu kata suamiku pada anak-anak..

Sumber gambar : http://www.partyguideonline.com/occasions/holidays/images/g0406540.jpg


Blog Entrycurhat seorang dokter : cermat dan waspada puyerApr 26, '08 6:51 PM
for everyone

Berikut ini juga salah satu curhat seorang dokter di milis sehat tentang penggunaan puyer pd pasien yang tidak seharusnya ada selama ini...

Buat pelajaran kita bersama..

----------------------------------------------------------------------------

<http://ianpokian.multiply.com/photos/hi-res/upload/RTUVaAoKCloAAA3ocMo1>

tulisan ini g buat untuk menebus dosa di masa lalu yang dulu sering meresepkan puyer kalau dapat pasien anak.

Kenali yuk apa itu puyer… seringkali kalau anak kecil sakit selalu diresepkan obat puyer… dengan alasan agar obat bisa lebih mudah diminum.


Tapi pernah terpikir tidak apa sih manfaat puyer
<
http://ianpokian.multiply.com/photos/hi-res/upload/RTUVaAoKCloAAA3ocMo1> tersebut.


Di luar negeri hampir tidak ditemukan puyer, bahkan di puskesmas India sana juga tidak ada puyer, dokter ahli dari Rumah Sakit khusus anak di Australia pun, tercengang dengan yang namanya puyer.

Sebetulnya apa puyer bermanfaat? Berikut alasan mengapa puyer harus dihindari

1. polifarmasi (poli=banyak farmasi=obat, penggunaan banyak obat) harus dihindari mengingat reaksi
kimia <
http://ianpokian.multiply.com/photos/hi-res/upload/RTUVaAoKCloAAA3ocMo1>
antar obat yang terjadi bisa saling mempengaruhi antar obat tersebut, selain itu reaksi tersebut bisa menghambat kerja obat lain, atau meningkatkan kerja
obat lain, atau justru interaksi kedua obat tersebut meningkatkan efek samping sehingga meningkatkan bahaya akan obat tersebut, misalkan deksametason dengan parasetamol akan meningkatkan risiko perdarahan saluran cerna.

<
http://ianpokian.multiply.com/photos/hi-res/upload/RTUVaAoKCloAAA3ocMo1>

1. puyer dengan isi yang sering kali tidak diketahui dengan pasti membuat sulit untuk mentrace atau menelusuri reaksi obat yang timbul.

<
http://ianpokian.multiply.com/photos/hi-res/upload/RTUVaAoKCloAAA3ocMo1>

1. puyer dibagikan dengan menggunakan mata, bukan dengan alat ukur sehingga komposisi obat yang terkandung didalamnya tidak sama.

1. puyer yang seringkali diberikan umumnya mengandung sejumlah obat yang tidak diperlukan.
misalkan:
puyer batuk pilek yang berisi (umumnya)

luminal-------penyebab hiperaktif, mengantuk, kesadaran menurun

codein-------- menekan batuk, turunan narkotik,membuat teler

dekstrometrofan-------menekan batuk, turunan narkotik, bikin teler

CTM--------anti alergi, membuat ingus dahak jadi kental sulit keluar,mengantuk

deksametason----- anti radang, membuat perdarahan saluran cerna, menekan sistem pertahanan

efedrin-------dekongestan (mengurangi produksi ingus), bikin jantung berdebar-debar dan lemas

antibiotik----- untuk bakteri, pada batuk pilek tidak dibutuhkan

batuk pilek itu tidak butuh obat apapun, karena batuk pilek adalah gejala dan bukan penyakit,

batuk pilek itu sendiri adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan virus penyebab batuk pilek tersebut, pemberian puyer tersebut justru menghambat pengeluaran virus, sehingga virus sulit keluar, bila masuk kedalam paru-paru bisa menimbulkan radang paru-paru atau pneumonia, atau bisa juga menyebabkan batuk pilek lebih lama lagi sembuhnya.

Perlu diingat bila diberikan puyer batuk pilek anak berhenti batuk pileknya... *bukan berarti sembuh karena obat tersebut* tapi karena batuk pileknya ditekan sehingga jadi tidak batuk, atau karena memang sudah waktunya sembuh

1. puyer yang terdiri dari obat-obat tidak berguna tersebut hanya menambah biaya yang tidak diperlukan, belum lagi efek samping yang bisa muncul dikemudian hari

*untuk itu bila diresepkan puyer:*

1. tanyakan diagnosa pasti dan penyebab bila infeksi virus tidak perlu diberi obat kecuali penurun panas

2. bila ternyata butuh obat misalkan antibiotik dan penurun panas, mintalah resep obat terpisah bukan dalam bentuk puyer, bila terpaksa harus dalam sediaan puyer, mintalah puyer terpisah untuk setiap satu jenis obat

3. selalu tanyakan obat yang diberikan termasuk kandungan obat, nama generik, efek samping/reaksi obat, cara penggunaan dan penyimpanan

4. jangan lupa untuk minta dibuatkan kopi resep

bertindaklah bijaksana... jangan meminta obat dalam bentuk puyer atau jangan meminta obat apapun sekiranya memang tidak dibutuhkan obat.


Ternyata tidak hanya kita sebagai pasien yang sulit mencari dokter yang RUD (Rational use of drugs), yang rasional dalam memilih dan meresepkan obat-obatan, ternyata dokter pun bisa kesulitan juga menerapkan RUD untuk pasien2nya yg sudah salah kaprah selama ini...

Berikut saya cuplik curhat seorang dokter di milis SEHAT

(dok boleh ya saya kutip..biar jadi pelajaran bersama)

----------------------------------------------------------------------------

salut dech sama dr. wati yang pantang menyerah menerapkan RUD ampe berpayah-payah ke india dan bikin seminar PESAT, hehehe...

soalnya bikin orang jadi RUD tuh capek, uda butuh waktu lama, kadang ga diterima si pasien, de el el.

saya jadi pengen curhat niy, misalnya ber-RUD ria dengan
ga ngasih obat batuk pilek (terapi yang di "sehat", dan di aap juga begini kok, kayaknya ini standar yang bener) dan supaya mereka percaya diri saya kasi no. telp saya, eh, kebanyakan kalo besok2 anaknya batuk pilek lagi
mereka sms, "uda batuk pilek sekian hari, dah dikasi puyer dokter Z, tapi sekarang blun sembuh, obatnya baiknya pakai apa ya dok?".

kalo ga dijawab (males, uda cape ngajarin hasilnya begini lagi) ada yang ngemaki-maki, kesel juga siy, emangnya saya tukang obat?, kalo dijawab pake breathy dan balsam, 2 jam lagi akan sms lagi, hehehe..., susah dok... kata perawat juga pasien dokter eka ga gitu banyak karena obatnya mungkin "kurang canggih",wakakakak... .

ada juga yang anaknya diare dan rada ga mau makan lantaran kandidosis oral (selama sakit ga mandi apalagi gosok gigi) cuma dibilang dikasi oralit, gosok gigi, lidah dibasuh dan dilap kassa steril dulu, bila perlu pakai daktarin oral gel, harus sabar karena diare adalah proses
ngeluarin racun dan kuman, karena itu bukan distop, eh... ibunya protes dan bilang bahwa malam-malam ke dokter kalo cuma begini doang sih saya juga tau, ga perlu datang ke dokter (doi uda bawa kaopektat, lakto-b dan nifural dan
bilang uda punya kandistin dirumah).

masih banyak cerita "penderitaan" mau nyebarin RUD tuh dok, coba aja, "dok, kalo tempra siy saya uda punya dan ga manjur (panasnya dari pagi), biasanya sama dr. A selalu dikasi puyer panas, jadi obatnya berbentuk puyer saja ya....".

Blun lagi pernah di rumah sakit ditengah kota yang notabene kalangan menengah ke atas, ortunya begitu duduk langsung bilang "obatnya yang cespleng ya dok, saya sibuk, dan ga tahan juga dengerin dia batuk, puyernya yang manis", kalo ga dikasi antibiotik, pagi ke
saya, sore sudah berobat ke dokter lain minta antibiotik.. ..wakakakakkkkk. ... cape dech....

saya pernah ceramah disuatu TK tentang pentingnya pencegahan batuk/pilek dan diare dengan kebersihan dan cuci tangan plus RUD pada common problem in children, eh salah satu peserta ternyata anaknya pernah datang ke saya waktu itu didiagnosis viral infection dan disuruh observasi, langsung menghampiri dan bilang bahwa kemarin ke dokter anu dan didiagnosis DBD dan tipus tapi uda sembuh setelah demam 3 hari tanpa dirawat....

Yang lebih serem ada anak 1 tahun 4 bulan datang ke
IGD demam hari ke-4, saat itu dari pagi sudah turun karena sudah didiagnosis 2 kali tipus sebelumnya, walau panas turun tetap minta dirawat, barangkali ini tipus yang ke-3 (mau diceramahin ampe berbusa juga sulit yang tipe
begini - kemungkinan cuma eksantema subitum tuh anak, hihihi) .

Ada juga yang pernah saya bilang ini infeksi virus, observasi dan cukup parasetamol, dikasi tau tanda-tanda DBD dan kegawatannya, esoknya ke dokter lain dibilang
tipus dan lusanya syok DBD... hehehe, tapi tetep kalo balik lagi minta dikasi puyer dan harus obat yang banyak, ga mau cuma parasetamol doang kalo panas.... wakakakak... .

blun lagi imunisasi simulatan, stigmanya ntar anaknya ga kuat kalo disuntik banyak-banyak (apalagi ditambah aturan bahwa setengah jam setelah diimunisasi tidak diperkenankan pulang untuk pemantauan
syok anafilaksis) , ......capek buanget nerapin plus promosi RUD,

apa dr. wati atau para SPs punya nasehat buat saya?. tks before, Wass Eka



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help