Sekolah seumur hidup! Itulah yang selalu aku katakan di beberapa milis saat sharing dg teman-teman milis tentang pendidikan dan pengasuhan anak.
Ya. Menjadi orang tua adalah sekolah seumur hidup. Tidak pernah ada sekolah dan pelajaran untuk menjadi orang tua yg baik & benar. Bahkan kalo boleh saya katakan, tidak ada satu buku pedoman pun yang secara spesifik benar-benar pas mengupas tentang pengasuhan anak. Karena individu itu unik. Anak itu unik, demikian juga orang tuanya, semua sifatnya sangat kasuistik, tidak bisa digeneralisasi secara pas.
Bermacam-macam buku teori pendidikan dan perkembangan anak tidak satupun yg bisa secara tepat memberikan petunjuk tentang bagaimana menjadi orang tua dan bagaimana mendidik anak dg benar-benar tepat.
Barangkali akan ada berjuta-juta buku pendidikan & pengasuhan anak jika tiap orang tua membukukan cara mereka mendidik dan mengasuh anak-anaknya, karena tiap orang tua punya cara pengasuhan dan pendidikan yang berbeda-beda untuk setiap anak.
Ada anak yg moody harus berhadapan dg ibu/ayah yg juga moody, ada anak yg sensistif berhadapan dg ibu/ayah yg keras, ada anak yg keras kepala berhadapan dg ibu/ayah yg lemah lembut, tentu semuanya berbeda cara mereka saling berinteraksi dan dalam pengasuhan anak-anaknya.
Belajar untuk jadi orang tua tidak hanya tugas pasangan muda saja. Belajar menjadi orang tua juga menjadi tugas semua orang tua, muda atau tua, dan menjadi orang tua berarti sekolah seumur hidup, belajar selamanya, karena tiap anak akan selalu berubah, berganti fase dan usia, berganti pola pikir & lingkungan.
Orang tua dituntut untuk selalu belajar dan belajar mengenai ilmu pengasuhan anak, mempelajari anak mereka masing-masing, individu per individu, bagaimana mengatasinya, bagaimana pola asuh yg tepat untuk tiap-tiap anak, bagaimana menangani tiap-tiap anak dg tepat. Dan itu tidak mudah, perlu pembelajaran setiap hari dan setiap waktu, karena tiap anak selain memiliki karakter sendiri-sendiri, juga berbeda-beda fase perkembangan yang sedang dilaluinya.
Dulu jaman kuliah, semua buku-buku dan pelajaran psikologi dasar sampai psikologi perkembangan rasanya dah aku pahami banget. Rasanya dasar-dasar ilmu psikologi itu bisa deh nantinya aku jadikan pijakan untuk mendidik anak-anakku kelak.
Tapi, teori tidaklah semudah praktek! Karena apa yg dibahas di dalam teori hanyalah sebagian kecil petunjuk yang ada untuk pendidikan & pengasuhan anak. Sebagian besarnya? Orang tua sendirilah yang harus belajar melalui praktek langsung dan trial n error berkali-kali.